yg lain
sehingga diantara mereka terlihat cemburu.ketika aku turun semua sudah duduk
didepan baar ditempat yg telah disediakan sambil menunggu pelanggan datang.aku
berlalu begitu saja kekedei yg bersebelahan dengan baar dan langsung memesan
minuman dingin.
ketika
beberapa org ada tamu yg datang dan beberapa diantara kami berdiri sambil
mengikuti dan menemaninya minum.aku tetap santai ditempatku sambil menyalakan
rokok.
Sepertinya
hari ini ramei!
Ia jawabku
Jam terus
berjalan dan tamu untuk minum pun terus berdatangan.tidak heran ditempatku
berada setiap hari penuh sehingga di depan hanya tinggal aku berdua dengan
pemilik baar karena yg lain semua sudah menemani tamu tamu.sementara aku masih
belum terbiasa walaupun hanya untuk sekedar menemani duduk.
Masuk sana
kawani tamu
Ahhh,malas
Kami pun
hanya bercerita saja,aku lihat kedalam sudah pada mabuk.ada yang baru keluar
dari kamar selesai melayani pelanggannya.
Tara kau
dipanggil tuh
Ketika
kudengar linda memanggil namaku
Aku hanya
diam sambil melirik
Dia ingin
ditemani oleh mu, lanjutnya ketika dia menyadari kalu aku mau menolak.
Pergi sana
kata pemilik baar.walaupun dia tidak pernah memaksaku,seperti yg lain.jika yg
lain malas malasan pasti langsung dimarahi.
Dengan malas
aku bergerak dan menghampiri laki laki itu dan duduk didekatnya.
Mau minum
apa?ambil saja
Aku tidak
bisa kalo minum tanggung jawabku
Minumlah
sebanyak yg kau sanggup.
Ok.merasa
sedikit senang karna aku pasti menguras isi kantongnya.
Akupun pergi
ke kasir meminta minuman.kala itu selain rupaku yg paling menarik aku lah yang
paling kuat minum diantara semuanya tak heran jika pemilik baar menspesialkan
aku.walaupun aku tidak melayani laki laki kedalam kamar jadi keutungan baginya
walau hanya sekedar duduk di depan sebagai penarik pelanggan.
Aku membuka
minum dan menuangnya sekaligus meneguknya.tak butuh lama bagiku untuk
menghabiskannya.minumnya habis aku berseru minta lagi jawabnya sekalian rokok
ya jawabku.aku mlihatnya mengangguk tanda setuju
Setelah
mengambilnya lagi aku segera duduk kembali.
Nama mu
siapa?
Tara jawabku
Itu pasti
bukan nama asli katanya
Jgn
sembarangan menilai,kemanapun aku pergi aku tidak pernah memakai nama
samara.aku selalu memakai nama asliku.
Bagus dong
katanya
Tidur sama
kamu tarifnya berapa?
Seandainya
aku bilang pun sia sia saja aku lagi tidak bisa.
Kenapa?
Biasa
lah,penyakit wanita
Alasan
katanya dgn wajah kecewa.aku memang selalu mencari alasan untuk menolak.aku
harus menolak dengan hati hati agar dia tidak merasa ditipu.
Kalo memang
kepingin sama yg lain aja,mau sama yg mana biar aku panggilkan
Aku mau sama
kamu aja
Kalo samaku
harus menunggu minggu depan jawabku sambil meneguk minumanku.
Minggu depan
aku dtg lagi jawabnya.
Ok.sambil ada
rasa gelisah dlm hatiku alasan apa yg aku buat untuk menolaknya.
Seteleh
cukup lama berbincang dia pun menanyakan bill karna saat itu semua teman
temannya sudah selesai menikmati wanitanya masing masing.aku segera bergegas
mengambil bill kekasir dan memberikannya lalu dia memberi sejumlah uang sambil
berkata ambil saja kembaliannya,terimakasih ujarku.jgn lupa minggu depan aku datang
lagi ucapnya sambil branjak pergi,aku hanya mengangguk kemudian membersihkan
meja lalu kembali duduk di depan sambil merasa sedikit pusing karena telah
menengguk beberapa botol minuman.
Kenapa gak
masuk Tanya lisa
Gak apa apa
jawabku singkat sambil menatap orang banyak lewat kesana kemari.disini adalah
sebuah lokalisasi baar berjejer barhadap hadapan yg memisahkan adalah sebuah
jalan kecil.banyak juga antara pengusaha yang saling iri.salah satunya pemilik
baar tepat ditempatku berada merasa sangat iri dan merasa tersaingi terlebih
tempatku sekarang berada selalu ramei,bahkan pemilik tempatku berada memiliki 3
baar yg tidak berjauhan dari tempat yg kutinggali.dari semua baar tmpat kami
termasuk bntang diantara baar lainnya.
Aku mau
tidur kau jaga di depan ya ujar pemilik baar
Aku juga
ngantuk jawabku
Jgn tidur
dulu nanti yg lain ikut ikutan tidur katanya
Ya ujarku
singkat
Tak lama
kemudian dia memanggil suaminya dan pergi tidur,saat itu jam masih pukul 11
malam.aku hanya duduk didepan sambil mengawasi yg lainnya.kadang kadang ada yg
rusuh karna terlalu banyak minum tak jarang juga sering terjadi masalah ada
tamu yg komplain atau anggota yg terlalu banyak minum.
Lisa
ambilkan minum dari mejamu ucapku.dia pun segera kedalam mengambilkannya lalu
memberikan segelas penuh.itulah yg sering kami lakukan.jika ada tamu yg punya
banyak uang dan tidak pelit kami saling bantu biar banyak uangnya keluar,tak
jarang juga kami mmembuang minuman itu lalu memintanya lagi.yg mengorder
minuman juga bersemangat karna disini kami dapat uang dari botolan yg bias kami
dapatkan jadi semua berlomba tak ketinggalan aku salah satunya karna aku hanya
dapat uang dari situ aja selain dari rudy seorang yg bersamaku pertama x aku
sampai disini dan hanya dia saja yg aku layani.
Dua jam
berlalu tepatnya jam 1 pemilik baar keluar kemudian duduk.
Tara
pesankan kopi susu
Dua ya
jawabku
Sambil
memicingkan mata aku anggap tanda setuju dan langsung memesannya.beberapa saat
kopi susu pun datang.yg didepan gak ada tamu ya Tanya nya,?
Ada beberapa
org saja jawabku
Stelah
berbincang aku pun beranjak mengantarkan gelas yg sudah kosong lalu pergi kedalam.kau
mau kemana?
Tidur,jawabku
singkat
Nanti dulu
Aku berlalu
begitu saja tanpa menjawab dan segera ke kmr tidurku.padahal waktu tutup baar
masih sangat lama.paling cepat jam 3 itupun kalo semua sudah mendapatkan tamu
masing masing.tidak jarang tutup jam 5.
2
Hari masih
pagi saat kudengar namaku dipanggil
Tara……suaraterdengar
keras dari bawah
Apa…..kataku
sambil berteriak keras juga
Cepat bangun
memasak katanya
Aku malas
ujarku
Kau paling
cepat tidur kau paling lama bangun sambungnya
aku bangkit
dari tempat tidurku dan tertegun sejenak.sebenarnya sudah ada yg digaji untuk
membersihkan baar dan untuk memasak karna makan ditanggung untuk semua disini
tapi khusus makanan pemilik baar berbeda dengan yg lain dia memasak sendiri dan
hanya aku yg diminta membantunya,terkadang hanya aku sendirian yg
mengerjakannya.
Aku pun
turun dengan malas tak lupa membawa rokok sambil menyalakannya sebatang.
Pagi pagi
udah teriak aja ujarku
Bantu aku
memasak katanya
Aku duduk
menatapnya sambil menghabiskan rokokku lalu membantunya.beli sarapan dulu aku
lapar.
Sesaat dia
diam
Suruh
belikan orang itu kedepan jawabnya
Uangnya?
Ambil dilaci
Aku segera
mengambil uangnya dan kembali
Sarapannya
beli berapa
Beli tiga
ktnya.sama sarapan suaminya
Aku
mengangguk dan berlalu membeli sarapan
Selesai
sarapan kami melanjutkan memasak beberapa yg lain juga sudah bangun dan membeli
sarapan masing masing.inilah keadaan disini setiap hari nya.
Tak terasa
siang hari disni cepat berlalu,setelah mengambil nasi dan lauk aku kedepan
sambil membawa piring kemudian duduk dan makan sambil pikiran melayang jauh
entah kemana mana.Aku merasa hatiku berkata tempatku bukanlah disini.
Selesai
makan siang aku duduk didepan sambil menikmati rokokku dan segelas minuman
dingin ketika itu datang pemilik baar membawa kunci.
Ayok masuk
semua tidur siang ujarnya,yg lainpun kemudian masuk
Masih ada yg
diluar ktnya tgl aku sendiri yg diluar.aada kebiasaan disini kalo siang pintu
dikunci takut ada yg melarikan diri,bukan tidak dikasih pulang tapi kebanyakan
dari mereka terikat utang.
Kau mau
masuk apa diluar tanyanya padaku setelah mengecek semua anggotanya.
Aku diluar
kunci aja jawabku.
Beberapa
saat kemudian sebuah mobil berhenti tepat di depan baar dan turun seorang laki
laki dan wanita
Celara
teriakku
Tara
sahutnya
Seharusnya
aku kesini bersama celara seminggu yg lalu tapi dia mengatakan datang
menyusul.jadi ada dua bintang di baar kami bedanya celara menekuni frofesi seperti
ini tapi aku belum bisa sepenuhnya.
Akupun
berteriak memanggil pemilik baar
Buka pintu
Dia pun
datang membukakan pintu.celarapun masuk dan berkenalan sambil berbincang
seadanya.lalu pemilik baar menyiapkan kamar untuknya.
Gimana
keadaan disini?
Lumayan ramei
kau pasti suka jawabku
Setelah
berbincang beberapa lama akhirnya aku pergi beristirahat kekamarku.
Begitulah
hari hari berlalu tanpa terasa aku sudah 2 bulan berada disini dan tak memiliki
apa apa seperti yg lainnya.setiap hari aku disuruh menagih hutang anggota lain
dan mengecek baar yg satunya lagi sambil berhitung pendapatan dan menyerahkannya
kepada pemiliknya.jelas saja kalo yg lain iri semua melihatku terkadang akupun
tak mengerti,mereka yg bias membeli apapun yg mereka mau sementara aku tidak
tapi mereka masih bisa iri.tah apa yg mereka irikan itu
Berbeda
dengan celara yg selalu mengirimi uang ke kampung sama keluarganya melihatnya
aku sangat salut.
Benar,2
bulan tak terasa.aku menjalani hariku seperti biasanya.sampai hari ini aku
belum bisa menerima pekerjaanku ini aku hanya bingung melihat yang lainnya
terkadang sangat bersemangat untuk mencari pelanggan.apa yang ada dalam pikiran
mereka,apa mereka bahagia hidup seperti ini?aku tidak habis pikir
melihatnya.memang ada diantara mereka yang terpaksa melakukannya,tapi bagaimana
dengan yang lainnya?seharusnya mereka bisa bekerja yang lain kalo mereka
mau.tapi apa pun yang ada dalam pikiranku kenyataannya sekarang aku juga berada
diantara mereka.jika dipikirkan ini sedikit aneh bagiku.bahkan aku sendiri
tidak bisa menyelamatkan diriku sendiri.
minta uangmu.saat
itu aku berbicara kepada pemilik baar
Untuk apa
Beli rokok
Uang kau
terus.kenapa kau tidak cari uang?
Ayo lah
Minta aja
dikedei masukkan ke bon ku jawabnya.aku pun segera mengikuti katanya.itulah aku
disini ditempat gemerlap uang ini aku tak memiliki berapapun.terkadang aku langsung
mengambil uang di kmrnya setelah mengambilnya baru aku beritahu karna dalam
urusan uang dia sangat pelit.tapi itulah dia ngomel sebntar udah selesai.
Hari ini aku
merasa tidak enak badan dan meriang,ketika namaku lagi dipanggil.
Tara,,,turun
dulu kebawah
Ada apa?
Ayo temani
aku kekota belanja
Gak lihat
aku gak enak badan ini?
Ayolah gak
ada kawanku
Kan bias
sama celara atau sama yg lain sih?
Aku mau
samamu
Dengan
tersungut aku pun bersiap hanya berganti pakaian tanpa mandi lalu bergegas turun
lagi dan pergi menemani pemilik baar kekota.kalau menginginkan sesuatu dengan
susah payah merayu dulu baru mendapatkannya.aku bias saja mengambil uangnya
sesukaku bahkan emasnya tanpa dia tau karena dia terlanjur sangat percaya
padaku.kemanapun dia pergi selalu membawa semua emas dan uangnya didalam tas
dan hanya aku yg dipercaya untuk memegangnya,tapi entah kenapa kejujuran itu
masih melekat teguh dalam hatiku
Suatu
hari pemilik baar menyuruhku menjadi
kasir.kalo tidak melayani tamu kamu dikasir aja
Aku tidak
mau.jawabku singkat
Kenapa
Gak bias
tidur cepat kataku
Kau lah
memang ucapnya
Satu hal
dari diriku aku merasa tidak nyaman terikat,aku ingin melakukan apapun sesuai
dengan yg kuinginkan.bekerja seperti ini seharusnya tidak sulit
bagiku,mengingat aku juga telah menjadi korban seks sewaktu kecil,taka da lagi
kesucian yg perlu kupertahankan.menjalin hubungan dengan laki laki juga bukan
hal baru bagiku tapi yg seperti ini sulit untuk kuterima padahal aku sudah lah
sama saja seperti mereka.
Hari ini hari
saptu,malam minggu pasti ramai sekali,tapi seperti biasanya,masih kuingat aku
memakai baju kaos oblong dengan celana dilutut dan tanpa ada riasan make up aku
turun kebawah dan keluar ini masih jam 9 malam.aku berdiri sambil memegang
sebatang rokok menatap orang yg lewat.tanpa aku sadari datang 3 orang pria yg
berjalan kaki entah darimana langsung menghampiri tempat kami,pria yg tinggi
ini lewat persis disampingku sambil berkata temani aku minum
Aku
mengikutinya dari belakang dengan kesal,sok x pria ini dia pikir dia siapa dlm
hatiku bergumam.aku pun duduk tepat disampingnya dengan memasang muka
datar.sebenarnya disini dia yg sok atau aku yg tak sadar diri?biarlah
2 psg
heneiken ktnya,aku langsung bergegas mengambilnya dan menuangkannya kedalam
gelas dengan penuh buih sampai tertumpah.begini cara menuang bir ujarnya sambil
mengambil botol dari tanganku.diapun menuangkannya tanpa sedikitpun
buih.lumayan juga pikirku salut.Aku merasa pria ini berbeda dari tamu tamu yg
lainnya.benar saja aku bias melihat dari yg dia kenakan baju celana bermerek
sepatu mahal tak ketinggalan dari aroma farfum yg aku hirup.jelas sekali ini
farfum mahal,hidungku termasuk sangat sensitive pada wangi wangian tapi aku
sangat suka aroma ini.
Siapa nama
mu Tanya nya memecah keterpukauanku
Tara jawabku
singkat masih dengan muka datar tanpa ekpresi
Sudah berapa
lama disini?
Dua bulan
Dua bulan
apa dua tahun?terlihat suara menyindir
Terserah
kalo tidak prcaya
Knapa kmu
bias sampai disini?sayang sekali kamu cantik dan masih muda.
Untuk apa
cantik?tanyaku singkat
Mau nggak
ikut denganku
Kemana
Ke batam
Ah,nanti
dijual?memang banyak agen trificking atau memang sengaja menyamar diantara
pelanggan untuk merayu perempuan disini membawanya lalu menjualnya lagi.
Ikut sama
abanglah jawabnya sambil tertawa.knapa tidak memilih yg lain saja?tanyaku
lagi.sebenarnya sudah tiga x aku lewat tapi entah kenapa ketika melihatmu aku
merasa kau berbeda diantara yg lain jawabnya.aku mencoba menangkap kejujuran
dlm kata katanya.
Entah kenapa
aku merasa ada kejujuran padanya dan tidak meragukannya.pria dewasa tinggi dan
berparas tampan.mungkin karna aku labil saat itu.hidupku tanpa arah dan tujuan
sehingga aku mudah percaya begitu saja dan begitu yakin tanpa alas an bahkan
setelah beberapa saat dia mengajakku ke kamar aku setuju begitu saja.
Setelah
selesai memuaskan hasratnya dia brkata lagi,abang pulang kebatam hari senin aku
tunggu adek ujarnya.aku terdiam sesaat.kalo aku jujur pada kakak pasti tidak
diijinkan.
Trus
bagaimana dengan barang barangku disini?bagaimana aku membawanya tanyaku?tinggalkan
saja semua bawa hanya pakaian dibadanmu nanti kita beli segala keperluanmu
jawabnya meyakinkanku.bawalah ijasahku bersama abg jawabku karna itu tdk
mungkin aku tinggalkan.bersamaan dengan itu aku memberikan ijasah SMA ku
kepadanya.setelah meninggalkan no hp nya dia pun pamit pulang tentunya setelah
meninggalkan uang juga.ada rsa sakit dlm batinku dan hatiku menangis ketika
menerima sejumlah uang setelah melakukan dosa itu.kembali terlintas Tanya dalam
hatiku.apa bedanya sekarang aku dengan yg lain?sama saja.
Keesokan
harinya aku menemui pemilik baar. aku mau pulang besok!berapa hari Tanya nya
sambil melihatkan wajah yg tidak senang kalau aku pergi.seminggulah jawabku.kau
masih kembali kan?tanyanya penuh curiga,jelas sekali aku bias membaca raut
wajahnya.ya pulanglah barang barangku kan kutinggal semua,aku hanya membawa
beberapa pasang baju jawabku meyakinkannya.ia sudh pulanglah dan cepat kembali
katanya.
Hari yg
ditentukanpun tiba aku pergi setelah berpamitan dengan diantar tukang ojek
ketempat dimana kami berjanji bertemu,dengan berharap tak pernah lagi kembali
ketempat itu dan bisa mengawali hidup baru dengannya.setelah bertemu kami pun
pergi kesebuah hotel untuk beristirahat,besok kita berangkat kemedan dan hari
kamis kita ke batam ujarnya,aku hanya mengangguk saja.masih jelas teringat
dibenakku pertemuan itu di bulan 4 sembilan tahun yg lalu.
Ke esokan
harinya kami pun berangkat kemedan sampai di medan kami ketempat salah satu
saudaranya dan beristirahat semalam disana.ke esokannya lagi dia membawaku
berbelanja kesebuah mall yg termewah di kota itu,masih jelas teringat dibenakku
dia membelikanku sepasang baju dan sepatu yg bagiku harganya cukup fantastis,aku
mengakui dalam hati standart hidupnya cukup tinggi.
Tepat hari
kamis kami berangkat aku mengenakan baju hitam celana putih pendek n sepatu
hitam yg dia belikan semalam.untuk kedua x nya aku ke kota batam n untuk
pertama x nya aku menaiki pesawat.saat pertama x aku ke kota ini aku menaiki
kapal sewaktu mengunjungi saudara dari ayahku.sesampainya disini aku merasa aku
akan mengabdikan seluruh hidupku pada andre,bersamanya aku menikmati hidup yg
mewah semua serba mahal.aku juga belajar n mengerti selama hidup bersama dia
jika ternyata kemewahan itu tidak cukup membuat kita bahagia.aku n dirinya
sangat jauh berbeda dalam segala hal kami bertolak belakang.kami telah hidup
bersama n berjanji akan menikahiku secara sah.semua sudah terlanjur ketika aku
menyadari seglanya.
Hanya
beberapa bulan saja kami tinggal bersama sampai saat kami memutuskan kembali
kemedan saat itu dia pulang kekampungnya.tapi saat dia kembali lagi kebatam dia
tidak membawaku lagi bersama dia,aku pn tetap tinggal dikota kecil ini tapi
saat itu aku telah mengandung janin dari hubungan kami.
Kringg,,,suara
telponku berdering
Datanglah
kemari aku sudah mengirimkan uang untuk ongkos.suara andre terdengar dari
seberang sana,selama ini andre mencukupi semua kebutuhanku dan kebutuhan janin
yg ada di dlm kandunganku,saat ini aku telah mengandung 7 bln.
Ia jaawabku
singkat dengan perasaan bahagia.setelah itu aku pun berangkat ke batam dan
berharap bias melahirkan ditemani oleh andre.sampainya disni dia mengurusku
dengan baik tapi ada sesuatu yg mengganjal dalam hatiku,rumah ini bukanlah lagi
seperti rumah setelah aku tinggalkan dan aku merasa ada sesuatu yg andre
sembunyikan dariku.
Ada apa
denganmu?tanyaku berharap dia jujur.dia hanya terdiam
Ada pesan
masuk kedalam hp nya,saat itu semakin jelas kecurigaanku.
Kalau memang
ada pacar n sudah berselingkuh katakanlah sejujurnya aku tidak apa apa aku bisa
menerimanya ujarku dengan berpura pura untuk meyakinkannya lagi.dia terdiam
seakan masih ragu tapi aku terus meyakinkannya.
Benar,aku
sudah punya pacar jawabnya.gledukkk….seperti ada petir yg menyambarku
Siapa
namanya tanyaku mencoba untuk tenang
Laura,jawabnya.hatiku
semakin hancur saat itu rasanya tak dapat aku terima.ohhh,,,hanya itu jawabku
setelah itu aku terdiam sesaat lalu berkata,,,,aku ingin pulang dan melahirkan
di medan saja kataku.kenapa begitu?jgnlah aku juga ingin melihat anakku pinta
nya.tidak,aku tidak mau lagi disni.
Apapun kau minta akan aku turuti katanya lagi,aku mohon
katanya sambil mencium kakiku.baru kaki ibuku n kakimu yg aku cium tolonglah
maafkan.pokoknya aku hanya ingin pulang itu saja ujarku.dia pun terdiam.baiklah
kalo itu mau mu daripada kau kepikiran nanti terjadi sesuatu kepada anakku
pulanglah kalau memang itu yg kau inginkan katanya.bagaimana aku bisa menerima
penghianatan itu selama ini aku cukup menahan penderitaan n menanggung
segalanya sendiri tanpa ada kelurga atau siapapun yg mendampingiku. sementara
dia hidup dengan membohongiku.aku mengerti ini akan semakin sulit bagiku tapi
aku harus melakukannya.aku pun melahirkan putraku berjuang sendiri tanpa ada yg
mendampingi,penderitaanku tdk berakhir disini,untuk pertama x nya aku merasakan
menjadi seorang ibu tapi hanya bertahan tujuh bulan saja.tuhan belum berkhendak
aku menjadi ibu lebih lama dia pun mengambil anakku.hidupku semakin hancur tak
karuan.aku hidup tanpa arah setelah kepergian anakku n hubunganku pun berakhir
bersamaan dengan meninggalnya anak kami.
Aku tidak tau harus melakukan apa dalam hidup setelah keluar
dari tempat pelacuran dan dikhianati apa lagi yang kupunya harapan untuk
melanjutkan hidup?sehingga membuat hidupku terjun kedunia hitam semakin dalam
lagi.aku menjadi pecandu alcohol,penjudi bahkan sampai dipenjara karena
tertangkap sedang berjudi.kebebasanku dari penjara semakin membawaku kedalam
keterpurukan sehingga aku juga menjadi pecandu narkoba.
Aku hidup diantara pecandu narkoba maka tidaklah sulit bagiku
untuk mendapatkannya,aku menyadari apa yg aku perbuat dan sejauh mana aku telah
melangkah yang membawaku semakin dalam dan lebih dalam lagi kepada
kehancuran,membuat hidupku semakin tidak berguna.
Masa sulit ini kulalui sangatlah kelam sampai aku berpikir
takkan ada lagi masa indah dlm hidupku mungkin aku takkan pernah lagi
mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki hidupku lagi dan hidup bahagia,masa
depanku sungguh tak punya harapan.hanya itu yg terpikir dalam benakku.apa lagi
yang bisa dipirkan olehku?aku merasa aku adalah wanita terhina takkan ada lagi
yang bisa menerimaku apa adanya dengan segala kekuranganku ini,aku benar benar
mengalami putus asa.
Empat tahun lamanya aku hidup dalam kelam,sampai suatu hari
aku menyadari apa yang kujalani ini semua sia sia dan aku lelah menjalani hidup
yang tak berarti ini.aku merasa bosan menikmati hidup bebas ini.tak sulit
bagiku meninggalkan segalanya aku berhenti dari minum,judi dan narkoba berhenti
begitu saja.
Pelan pelan aku menjalani hidup dengan normal layaknya orang
pada umumnya dan mulai mencari pekerjaan yg baik,hanya saja aku menutup pintu
hatiku kepada pria,sampai pada suatu hari aku mengenal seorang laki laki.aku
tak bermaksud menerimanya dalam hatiku tapi entah apa yg terjadi tanpa aku
ketahui aku semakin dekat dengannya.
Dia pria yg baik juga pernah terluka karena wanita,semakin
lama mengenalnya aku semakin merasa ada kecocokan dengannya.sulit bagiku untuk
percaya tapi semua terjadi begitu saja.aku pun membuka pintu hatiku
untuknya,aku menceritakan semua masa laluku tanpa ada yg tersembunyi
darinya.dia menerima segalanya satu hal aneh yg kurasakan semua kekurangan yg
dia miliki menjadi kelebihan bagi diriku sendiri.
Hari ini sangatlah cerah,hatiku berbunga bunga saat terbangun
di pagi ini,aku juga menikmati pekerjaanku.teringat kembali semua yg telah
kualami aku bersyukur dengan hidupku yg sekarang walaupun hidup sederhana
setidaknya aku sangat bahagia.kini setahun sudah aku dengannya menjalin
hubungan ini aku bahagia sekarang memiliki kekasih seperti dia yg bisa mengerti
dan memahamiku sepenuhnya begitupun yg sebaliknya.
Seminggu tanpa kabar,aku pun mulai merasa curiga.coba untuk
menghubunginya tapi aku merasa seakan dia sengaja menghindar dariku.apa salahku
sehingga dia melakukan ini?kenapa dia tega menyakitiku dia pun tau bagaimana
rasanya disakiti setidaknya dia bisa bicara tapi kenapa hanya diam saja.
Aku pun kembali merasakan sakit yg dulu pernah kurasakan
seakan masa lalu itu terulang kembali,aku menyesal kenapa aku harus menerimanya
dan percaya padanya.aku begitu bodoh.pikirku di dalam hati sambil menangis,aku
menangis seharian sampai malam.teganya kau!!!!
Tepat jam dua belas ada ketukan dipintu,aku beranjak dengan
mata yg membengkak dan membuka pintu,tak terungkapkan rasa terkejutku aku
melihat sebuah kue dengan lilin yg menyala bertuliskan namaku,bahkan aku pun
lupa hari jadi ku.
Selamat ulang tahun sayang
Suara tangisku makin menjadi
Kupeluk dia sambil memukuli dadanya
Kok tega x,sambil terbata aku berucap.jangan seperti itu
lagi,aku bisa mati.
Maaf sayank,tidak akan lagi.sambil tersenyum.
Aku mencintaimu
Mau kah kau menikah denganku?
Air mataku semakin tak terbendung lagi,aku hanya dapat
mengangguk sambil meneteskan airmata kebahagiaan.
Aku juga mencintaimu.
Sekarang kami hidup bahagia dengan tiga anak yg tuhan titipkan
untuk kami.
Pesan:
Seberapa berat n kelam pun hidupmu tetaplah berjuang dan
yakinlah ada masa depan yang indah menantimu.jangan pernah putus asa,memang
benar tidak mudah menjalani masa sulit itu tapi jika kita tetap masih punya
harapan maka itu bisa mengurangi beban yg sedang kau alami.ini benar
adanya,semua berhak bahagia dan memang akan bahagia pada akhirnya.tak ada yg
terlahir tidak mendapatkan kebahagiaan walaupun mengalami masa tersulit
sekalipun.
Terimakasih…
Komentar
Posting Komentar