Tanpa Arah

Bangun semua,udah bisa mandi.suara terdengar dari bawah kala itu hari sudah sore hampir gelap.aku bangkit dari tempat tidur dengan malas sambil mengucek mata aku menyambar rokok lalu turun kebawah.
Aku duduk di sofa sambil menatap kosong keluar.seminggu sudah aku berada ditempat ini.disini dibilang baar ada sekitar 150 baar seperti ini.aku berada disebuah lokalisasi,ditempatku tinggal ada sekitar 15 orang berasal dari berbagai daerah.rata rata mereka semua ditipu dan dijual sama halnya denganku yg ditipu seminggu yg lalu.hanya sebagian saja yg mau ketempat ini dengan keinginannya sendiri.
Tapi aku sendiri tidak tau apakah itu keinginanku atau tidak tinggal disini,memang benar ditipu karna yg membawaku kesana mengatakan bekerja dirumah makan dan dijual karena dia mendapat bayaran dengan membawaku ketempat ini.aku yg baru tamat SMA ingin mencari pekerjaan.tapi sampai disana aku ditanya apakah mau tetap disini atau pulang aku hanya mejawab ingin tinggal seminggu.kebetulan pemilik barr adalah suami istri yg cukup baik.
Kenapa belum mandi?kata pemilik baar.sebentar lagi jawabku sambil menyalakan sebatang rokok.yang lainnya sudah pada sibuk bersiap siap dan merias wajah dengan pakaian yang minim.
Hari sudah gelap akupun bergegas kekamarku setelah menghabiskan beberapa batang rokok.akupun bersiap mandi.setelah berpakaian dan menyisir rambut aku turun kebawah hanya beberapa menit saja karna aku tidak memakai riasan dan baju yang minim seperti yg lain.
Ada perbedaan yg cukup jauh antara aku dan yg lainnya juga sikap pemilik baar ini sendiri,mungkin karena aku lebih terlihat menarik dari 

Komentar

Posting Komentar